Auschwitz , atau yang dikenal dengan Oswiecim di Polandia , menjadi saksi sejarah kekejaman Nazi pada perang dunia kedua. Nazi membangun Kamp Konsentrasi untuk 'memusnahkan' ras insan selain bangsa Jerman. Mereka percaya bahwa bangsa Jerman yang berambut pirang dan bermata biru yaitu ras tertinggi di bumi ini.
Sebelumnya , gua tau perihal kamp ini dari nonton film Anne Frank , juga The Boy In Striped Pajamas - kusingkat TBISP (recommended movie!). Pas nonton TBISP , ngeliat kamp-nya aja udah bikin merinding. Apalagi di ending-nya ada kepingan satu kompi tahanan masuk ke sebuah ruangan dimana mereka disuruh 'mandi'. Trus bahwasanya ruangan itu yaitu kamar gas yang disiapkan untuk meracuni mereka semua sampai tewas , lalu dibakar sampai jadi bubuk T_T Mak , nggak kebayang kalo harus mengalami kekejaman ibarat itu...
Aku berkesempatan mengunjungi Kamp Konsentrasi di Auschwitz pada demam isu cuek 2014 lalu. Ketika memasuki area , local guide membagikan earphone untuk mendengarkan bunyi ia dengan jelas. Ia juga mengingatkan kami untuk menjaga barang berharga dan selalu bersahabat dengan rombongan alasannya situs sejarah ini sangat luas , juga ramai pengunjung!
Arbeit macht frei di gerbang artinya "Kerja (akan) membuat (anda) bebas". Di kamp ini , para tahanan yang masih berpengaruh diminta untuk kerja paksa. Sementara orang yang lemah dan sakit akan 'dimusnahkan' atau dijadikan korban percobaan materi kimia.
Ketika memasuki kamp konsentrasi , para tahanan harus menanggalkan semua barang berharganya... termasuk tongkat dan kaki palsu! Benda-benda logam dilebur dan dijadikan alat perang. Rambut para tahanan pun dicukur , sampai terkumpul berkarung-karung (mencapai hampir 2 ton) potongan rambut. Rambut-rambut insan dijadikan aneka macam produk , termasuk materi tenunan kain untuk bangsa Jerman T_T
Objek sejarah Auschwitz memang bukan destinasi yang umum untuk berlibur. Tapi berkunjung ke kamp ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan selama tur di Eropa. Bagaimana kesombongan suatu ras membuatnya ingin memusnahkan ras lain dengan cara-cara yang sama sekali nggak manusiawi. Jutaan insan nggak bersalah , menjadi korban holocaust.
Makanya bersyukur banget deh mampu lahir di Indonesia , dalam keadaan merdeka dan nggak ada ketakutan perang. Semoga saudara-saudara kita yang sedang terkena konflik diberikan kesabaran , juga segera reda konfliknya :( Aamiin....
Artikel lain perihal liburan di Polandia
Istana Musim Panas di Dinginnya Warsawa
Sebelumnya , gua tau perihal kamp ini dari nonton film Anne Frank , juga The Boy In Striped Pajamas - kusingkat TBISP (recommended movie!). Pas nonton TBISP , ngeliat kamp-nya aja udah bikin merinding. Apalagi di ending-nya ada kepingan satu kompi tahanan masuk ke sebuah ruangan dimana mereka disuruh 'mandi'. Trus bahwasanya ruangan itu yaitu kamar gas yang disiapkan untuk meracuni mereka semua sampai tewas , lalu dibakar sampai jadi bubuk T_T Mak , nggak kebayang kalo harus mengalami kekejaman ibarat itu...
Aku berkesempatan mengunjungi Kamp Konsentrasi di Auschwitz pada demam isu cuek 2014 lalu. Ketika memasuki area , local guide membagikan earphone untuk mendengarkan bunyi ia dengan jelas. Ia juga mengingatkan kami untuk menjaga barang berharga dan selalu bersahabat dengan rombongan alasannya situs sejarah ini sangat luas , juga ramai pengunjung!
![]() |
| Hati-hati salah ikut rombongan... |
Dinginnya salju membuat suasana makin mencekam , apalagi sambil mendengarkan kisah dari guide tentang kejadian-kejadian di bangunan bersejarah ini. Kamp memiliki banyak ruangan , dari barak , ruang-ruang penyimpanan barang milik tahanan , ruang manajemen , sampai ruang pembakaran / krematorium.
![]() |
| Bingung kalo foto harus senyum atau muram... Habisnya di sini duka banget! |
Ketika memasuki kamp konsentrasi , para tahanan harus menanggalkan semua barang berharganya... termasuk tongkat dan kaki palsu! Benda-benda logam dilebur dan dijadikan alat perang. Rambut para tahanan pun dicukur , sampai terkumpul berkarung-karung (mencapai hampir 2 ton) potongan rambut. Rambut-rambut insan dijadikan aneka macam produk , termasuk materi tenunan kain untuk bangsa Jerman T_T
Jerman sendiri membangun 3 kamp konsentrasi , yaitu:
- Auschwitz I , di Oswiecim , yang digunakan sebagai pusat manajemen , dan merupakan daerah maut sekitar 70.000 orang Polandia , kaum homoseksual dan tawanan perang Soviet.
- Auschwitz II di Birkenau , kamp pemusnahan dan daerah maut sekitar 1 juta orang Yahudi , 75.000 orang Polandia , homoseksual , dan sekitar 19.000 orang gipsi.
- Auschwitz III di Monowitz , yang digunakan sebagai kamp kerja paksa untuk perusahaan IG Farben. (Sumber: Wikipedia)
Pada masa itu , Jerman membuat propaganda bahwa kamp ini yaitu kamp yang menyenangkan. Orang-orang yang masuk kamp diperlakukan dengan baik , makanan enak , ada ruang rekreasi. Nggak disangka ternyataaaaa kenyataannya sangat nggak manusiawi.
![]() |
| Melihat konstruksi gas chamber & krematorium Auschwitz |
![]() |
| Antri memasuki gas chamber & krematorium yang gelap dan pengap |
Rombongan kami juga sempat mengunjungi Auschwitz II di Birkenau , yang konon kabarnya lebih luas dan lebih kejam lagi. Para tahanan dibawa ke kamp menggunakan kereta api yang eksklusif menuju ke gerbang kamp Birkenau. Ada juga yang eksklusif dimasukkan ke kamar gas untuk dibunuh.
![]() |
| Gerbang Auschwitz II - Birkenau |
Makanya bersyukur banget deh mampu lahir di Indonesia , dalam keadaan merdeka dan nggak ada ketakutan perang. Semoga saudara-saudara kita yang sedang terkena konflik diberikan kesabaran , juga segera reda konfliknya :( Aamiin....
Artikel lain perihal liburan di Polandia
Istana Musim Panas di Dinginnya Warsawa











0 Response to "Travel: Mengunjungi Kamp Nazi di Auschwitz"